Cerita gay terbaru muasin kontol dipenjara live cam sexy mom

Kos Sasha adalah gedung persegi empat berwarna beige dengan aksen terakota di jendela-jendela yang menghadap keluar, memanjang kebelakang setinggi 4 tingkat yang khusus dibangun untuk jadi kos-kosan 3 tahun yang lalu.

Terdapat hampir 80 kamar dan lebih dari 90% selalu terisi, karena memang lokasinya dekat dengan beberapa kampus dan komplek perkantoran.

Dengan pakaian casual, t-shirt putih semi body fit, celana pendek jeans selutut yang agak belel dan sneakers converse, berangkatlah Vani di pagi yang cerah itu ke kos Sasha sambil menenteng tas plastik berisi 3 novel pinjemannya. Bahkan kelakuan iseng kondektur metromini yang belagak bantu naek si sexy ke bis dengan mendorong pantatnya, tapi sebenarnya cari kesempatan grepe-grepe, tidak merusak mood Vani.

Tapi 45 menit kemudian (ngetem metromininya 15 menit sendiri), ketika Vani hampir sampai di depan jalan utama kos Sasha, cuaca Jakarta tiba-tiba galau. Vani lebih kesel lagi ketika turun ga ada satupun ojek motor ataupun ojek payung yang mangkal di ujung jalan itu. Berlari-lari kecil menembus hujan, Vani masuk ke jalan Jambu Air (nama jalan disamarkan demi privacy si tukang ojek).

Mendadak gelap, awan mendung sudah berarak dengan semaraknya di langit Jakarta. Sekitar 50 meteran dari jalan raya baru deh ketemu sama 2 tukang ojek yang neduh di pos satpam. ” gelagepan si abang ojek yang giginya tonggos menjawab sambil menghampiri dan mulai menstarter motor bebeknya.

Benar saja, 100 meter sebelum turun hujan turun dengan derasnya. Sambil tetap menggunakan novel Sasha yang dalam kantong plastik sebagai pelindung kepala, Vani nyamperin pos satpam itu dan memanggil si tukang ojek “Bang, anterin ke dua belas dong” pinta Vani. Karena kehujanan, t-shirt Vani menjeplak lengket dengan tubuhnya. Sedang abang yang setengah botak pura-pura ngelapin helm, nutupin malu ke-gap ngliatin dada si Vani.

Tapi, Vani heran, karena kedua tukang ojek itu ga langsung bereaksi atau sekadar menjawab. Terutama di bagian dada yang memang dasarnya membusung mancung. Dengan terrpaksa memake helm bau keringat punya si tukang ojek agar kepada tidak lebih basah lagi, mahkluk sexy ini menghenyakkan pantat sekalnya di jok motor abang ojek, dan merekapun meluncur membelah hujan menuju jl. Tukang ojek sudah setengah berharap orang yang dicari penumpangnya tidak ada di kos-nya, agar dia punya kesempatan ngantar balik si cewek ini. “Eh, 3rebunya biaya lo melototin toked gw dan ngerem-ngerem melulu pas di jalan” saut Vani judes, ditingkahi cekikikan Sasha.

Search for cerita gay terbaru muasin kontol dipenjara:

cerita gay terbaru muasin kontol dipenjara-64cerita gay terbaru muasin kontol dipenjara-36cerita gay terbaru muasin kontol dipenjara-24

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

One thought on “cerita gay terbaru muasin kontol dipenjara”

  1. While encountering the romantic be prepared for extreme love anecdotes that will probably make you cringe. No, the romantic for those desperate souls who fall in love with you 30 minutes after you say hi.